Fikom UMRI Berpartisipasi dalam ICOMMEDIG UIR 2025, Dekan Terima Penghargaan Khusus
Pekanbaru (Fikomumri.com) — Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menghadiri kegiatan ICOMMEDIG (International Conference on Media and Digital Literacy) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau (UIR). Pada kegiatan ini, 4 orang dosen Fikom UMRI bertindak sebagai presenter, menambah kontribusi akademik dalam diskusi ilmiah tingkat nasional. (Rabu. 10/12/2025)
Acara ICOMMEDIG dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Islam Riau, Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.C.L., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi digital sebagai fondasi pembangunan akademik dan karakter generasi muda di era digital.
dalam Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur pimpinan universitas lainnya, yaitu: Dr. H. Sudirman, M.Si. – Wakil Rektor I Bidang Akademik. Ir. H. Gustian Ginting, M.Sc., Ph.D. – Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan. H. Hendri Zainuddin, S.H., M.H. – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI, Jayus, M.I.Kom, menerima penghargaan dari Fikom UIR sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja sama kedua institusi dalam bidang akademik dan pengabdian masyarakat.
Selain dekan, hadir pula dosen-dosen Fikom UMRI. Khusnul Hanafi, M.I.Kom Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi. Sumayyah Abdullah, M.I.Kom Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi. Fitria Mayasari, M.A Dosen Prodi Ilmu Komunikasi. Nurrahmi, S.I.Kom., M.I.Kom Dosen Prodi Ilmu Komunikasi dan Muhammad Untung Surapati, M.I.Kom Dosen Program Studi Hubungan Masyarakat sebagai Presenter.
Kegiatan ICOMMEDIG berlangsung lancar dan produktif, menghadirkan berbagai diskusi ilmiah terkait media, komunikasi digital, perkembangan teknologi, dan tantangan literasi digital pada masyarakat modern. Partisipasi aktif para dosen UMRI dalam konferensi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu komunikasi.